NAMA : Yuda Mustofa
KELAS : XII TKJ 2
NO : 36
KELAS : XII TKJ 2
NO : 36
SMKN 1
PURWODADI
TAHUN
2015/2016
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur atas segala berkat dan rahmat yang telah Tuhan limpahkan sehingga Makalah
Kejuruan mengenai “Jaringa Wide Area Network” ini dapat saya selesaikan dengan baik.
Seiring dengan perkembangan zaman dan dunia teknologi sekarang belum banyak
mengetahui tentang WAN maka, saya membuat makalah mengenai “Jaringan Wide Area Network“ agar kita semua dapat memperoleh
dan mengetahui apa sebenarnya WAN itu. Saya membuat makalah ini sebagai salah
satu alternatif bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai
“WAN” serta untuk melaksanakan tugas dari sekolah, terimakasih.
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR
BELAKANG
Infrastruktur
WAN
Seperti
LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran
informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan
menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
• Router
• ATM Switch
• Modem and CSU/DSU
• Multiplexer
• X.25/Frame Relay Switches
• Router
• ATM Switch
• Modem and CSU/DSU
• Multiplexer
• X.25/Frame Relay Switches
Router
Router
adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur
(route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router
mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari
area yang bermasalah.
Switch ATM
Switch
ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan WAN.
Modem
Modem
mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi
sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk
dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public
telephone line).
Multiplexer
Sebuah
Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit
(circuit).
Tujuan dan Manfaat
Tujuan uji coba WAN
1) Agar siswa dapat melakukan troubleshooting dan
mengatasi masalah pada jaringan WAN.
2) Siswa dapat mengetaui alat-alat yang digunakan
dalam mengetes jaringan WAN.
Manfaat Uji Coba WAN
1) Tidak kerepotan lagi dalam
mencari solusi jika terjadi masalah.
2) Menghemat biaya karena tidak perlu lagi membawa ke
tempat service.
3)
Dapat mengenali alat-alat yang digunakan dalam pemasangan dan perbaikan
jaringan.
BAB II
PEMBAHASAN
Peralatan dan Teknologi WAN
Wide area network (WAN) digunakan untuk
saling menghubungkan jaringan-jaringan yang secara fisik tidak saling
berdekatana terpisah antar kota, propinsi, atau bahkan terpisahkan benua
melewati batas wilayah negara satu sama lain. Koneksi antar remote jaringan ini
umumnya dengan kecepatan yang sangat jauh lebih lambat dari koneksi jaringan
local lewat kabel jaringan. Saat ini banyak tersedia
Teknologi WAN yang disediakan oleh banyak operator penyedia layanan (ISP).
Menurut definisinya Teknologi
WAN digunakan untuk:
·
Mengoperasikan
jaringan area dengan batas geography yang sangat luas.
·
Memungkinkan
akses melalui interfance serial yang beroperasi pada kecepatan yang rendah.
·
Memberikan
koneksi full-time (selalu ON) atau part-time (dial-on-demand).
·
Menghubungkan
perangkat-perangkat yang terpisah melewati area global yang luas.
Teknologi WAN mendefinisikan koneksi
perangkat-perangkat yang terpisah oleh area yang luas menggunakan media
transmisi, perangkat, protocol yang berbeda. Data transfer rate pada komunikasi
WAN umumnya jauh lebih lambat dibanding kecepatan jaringan local LAN.
Teknologi WAN menghubungkan perangkat-perangkat WAN
yang termasuk didalamnya adalah:
1. Router, menawarkan beberapa layanan
interkoneksi jaringan-jaringan dan port-port interfance WAN.
2. Switch, memberikan koneksi kepada
bandwidth WAN untuk komunikasi data, voice, dan juga video.
3. Modem, yang memberikan layanan
interfance voice, termasuk channel service units/digital service units
(CSU/DSU) yang memberikan interfance layanan T1/E1; Terminal Adapters/Network
Termination 1 (TA/NTI) yang menginterfance layanan Intergrated Services Digital
Network (ISDN).
4. System komunikasi dalam teknologi
WAN menggunakan pendekatan model layer OSI untuk encapsulation frame seperti
halnya LAN akan tetapi lebih difocuskan pada layer Physical dan Data link.
Pendahuluan Teknologi WAN
Protocol WAN pada layer Physical
menjelaskan bagaimana memberikan koneksi electric, mekanik, operasional, dan
fungsional dari layanan jaringan WAN. Layanan-layanan ini kebanyakan didapatkan
dari para penyedia layanan seperti Telkom, Lintas Artha, Indosat.
Data Link Layer WAN
Protocol WAN pada layer Data Link
menjelaskan bagaimana frame dibawah antar system melalui jalur tunggal.
Protocol-protocol ini didesign untuk beroperasi melalui koneksi dedicated
Point-to-Point, multi-point, dan juga layanan akses multi-Switched seperti
Frame relay. WAN juga mendefinisikan standard WAN yang umumnya menjelaskan
metoda-metoda pengiriman layer physical dan juga kebutuhan-kebutuhan layer Data
Link meliputi addressing dan encapsulation flow control.
Layer Physical WAN
Layer Physical WAN menjelaskan
interfance antar data terminal equipment (DTE) dan data circuit-terminating
equipment (DCE). Umumnya DCE adalah penyedia layanan (ISP) dan DTE adalah
perangkat terhubung. Dalam model ini, layanan-layanan yang ditawarkan kepada
DTE disediakan melalui sebuah modem atau layanan channel service unit/data service
unit (CSU/DSU).
Standar WAN
Standar organisasi yang mengatur WAN:
·
International
Telecommunication Union-Telecommunication Standardization Sector (ITU-T),
Consultative Committee for International Telegraph and Telephone (CCITT).
·
International
Prganization for Standardization (ISO).
·
International
Engineering Task Force (IETF).
·
Electronics Industries
Association (EIA).
Standar fisik WAN
Akses WAN
Frame Relay
Frame Relay merupakan protokol WAN yang memiliki performa tinggi. Beroperasi pada physical layer dan data link layer OSI referensi model, Frame Relaymerupakan komunikasi data packet-switched yang dapat menghubungkan beberapa perangkat jaringan dengan multipoint WAN.
Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.
Frame Relay merupakan suatu layanan data paket yang memungkinkan beberapa
pengguna menggunakan satu jalur transmisi pada waktu yang bersamaan. Untuk lalu
lintas komunikasi yang padat, Frame Relay jauh lebih efisien daripada sirkit
sewa (leased line) yang disediakan khusus untuk satu pelanggan (dedicated),
yang umumnya hanya terpakai 10% sampai 20% dari kapasitas lebarpita
(bandwidth)-nya. Dalam teknik telekomunikasi, penyakelaran paket (packet
switching) dikembangkan untuk memenuhi komunikasi data yang sifatnya cepat dan
akurat. Sebuah paket dapat digambarkan seperti sebuah amplop atau sampul surat
tercatat; mempunyai alamat tujuan, alamat pengirim atau alamat kembali jika
kiriman tidak sampai, dan tentu saja isi pesannya atau berita-nya sebagai hal
yang pokok. Dalam paket yang berisi data elektronik, masih dilengkapi dengan
deteksi kesalahan, ada pula konfirmasi dari si penerima dalam bentuk kode yang
dikirim kembali ke pengirim, apakah paket dapat diterima secara utuh. Pada
paket data ini ada istilah frame (bingkai) yakni yang menyatakan batas bingkai
sebuah paket. Batas frame ditandai dengan flag. Demikianlah sehingga data
dibawa sepanjang jalur komunikasi dalam bentuk frame-frame.
Frame Relay membutuhkan jaringan dengan laju kesalahan yang rendah (low
error rate) untuk mencapai kinerja yang baik. Jaringannya tidak mempunyai
kemampuan untuk mengoreksi kesalahan, maka Frame Relay tergantung pada
protokol-protokol pada lapisan yang lebih tinggi di dalam piranti-piranti
pengguna yang memiliki kecerdasan untuk memulihkannya dengan mentransmisikan
ulang frame-frame yang hilang.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Jenis koneksi WAN normalnya tergantung pada layanan yang bisa diberikan oleh penyedia WAN, dan juga berhubungan dengan jenis interface fisik yang dipakai untuk menghubungkan router. Ada banyak sekali jenis koneksi, akan tetapi jika memungkinkan pilihlah jenis koneksi yang teknologinya bisa mendukung data rateyang lebih tinggi dan mendukung konfigurasi yang fleksibel.



mantab banget gan
BalasHapuspenyedot timah